Jumat, 30 Maret 2018

KEANEKARAGAMAN AGAMA DI INDONESIA

 Keberagaman Agama dan Kepercayaan

  Perhatikan gambar tempat ibadah agama di Indonesia. Keberagaman ini antara lain dipengaruhi oleh letak geogarfis di jalur perdagangan internasional. Dukungan kekayaan alam yang melimpah dan diperlukan oleh bangsa lain, maka para pedagang asing datang ke Indonesia. Selain melakukn kegiatan berdagang, mereka juga menyebarkan ajaran agama dan kepercayaan yang mereka yakini. Agama Hindu dan Budha masuk dibawa oleh bangsa India yang sudah lama berdagang dengan Indonesia, kemudian menyusul para pedagang Gurajat menyebarkn ajaran Islam. Kedatangan bangsa Eropa membawa ajaran agama Kristen dan Katolik, sedangkan pedagang dari Cina menganut agama Kong Hu Chu. Berbagai ajaran agama diterima oleh bangsa Indonesia karena sebelumnya masyarakat sudah mengenal kepercayaan seperti animisme dan dinamisme. Juga sifat keterbukaan masyarakat Indonesia menerima budaya lain.
Tempat ibadah agama di Indonesia

Agama-agama yang dianut bangsa Indonesia adalah sebagai berikut:


1. Islam.

Nama kitab suci: Al Qur'an.
Nama Pembawa: Nabi Muhammad SAW.
Permulaan: +/- 1400 tahun yang lalu.
Nama tempat peribadatan: Masjid.
Hari besar keagamaan: Muharram, Asyura, Maulid Nabi, Isra' Mi'raj, Nuzulul Qur'an, Idul Fitri, Idul Adha, Tahun Baru Hijriyah.
2. Kristen Protestan.
Nama kitab suci: Injil (Alkitab).
Nama pembawa: Isa/Yesus Kristus.
Nama tempat peribadatan: Gereja.
Hari besar keagamaan: Natal, Paskah, Kenaikan Isa Al Masih, Pantekosta.

Pembaruan/protes oleh Martin Luther, Calvin.

3. Katolik.
Nama kitab suci: Injil (Alkitab).
Nama pembawa: Isa/Yesus Kristus.
Nama tempat peribadatan: Gereja.
Hari besar keagamaan: Natal, Jumat Agung, Paskah, Kenaikan Isa Al Masih, Pantekosta.

Berkembang sejak 2 abad yang lalu.

4. Budha.
Nama kitab suci: Tri Pitaka.
Nama pembawa: Sidharta Gautama.
Nama tempat peribadatan: Vihara/Wihara.
Hari besar keagamaan: Waisak dan Katina.

Permulaan +/- 2500 tahun lalu.


5. Hindu.
Nama kitab suci: Weda.
Nama pembawa: -
Masa permulaan: Masa Pra Sejarah.
Nama tempat peribadatan: Kuil.
Hari besar keagamaan: Nyepi, Saraswati, Pagerwesi, Galungan, Kuningan.




6. Konghucu.
Nama kitab suci: Su Si, Ngo King.
Nama pembawa: Kongchu.
Nama tempat peribadatan: Kelenteng.
Hari besar keagamaan: Imlek, Cap Go Meh.



Keberagaman Ras

Keberagaman Ras Beberapa ahli mempunyai pendapat berbeda mengenai pengertian ras, namun secara umum ras dapat diartikan sebagai sekelompok besar manusia yang memiliki ciri-ciri fisik yang sama. Manusia yang satu memiliki perbedaan ras dengan manusia laian karena adanya perbedaan ciri- ciri fisik, seperti warna kulit, warna dan bentuk rambut, bentuk muka, ukuran badan, bentuk badan, bentuk dan warna mata, dan ciri fisik yang lain.
Kemajemukan ras dalam lingkungan pelajar di Indonesia
Kemajemukan ras dalam lingkungan pelajar di Indonesia
Masyarakat Indonesia memiliki keberagaman ras, disebabkan oleh kedatangan bangsa asing ke wilayah Indonesia, sejarah penyebaran ras di dunia, letak dan kondisi geografis wilayah Indonesia. Beberapa ras yang ada dalam masyarakat Indonesia antara lain ras Malayan- Mongoloid yang ada di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi. Kedua ras Melanesoid yang mendiami daerah Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.
Ketiga ras Asiatic Mongoloid seperti orang Tionghoa, Jepang, dan Korea. Ras ini tinggal menyebar di seluruh Indonesia, namun terkadang mendiami daerah tertentu. Terakhir adalah ras Kaukasoid yaitu orang India, Timur Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar